Pendahuluan
Pembesaran ikan lele memiliki kelebihan waktu panen yang lebih singkat dibandingkan dengan budidaya ikan air tawar lainnya. Dengan teknologi sekarang, budidaya ikan lele bisa dilakukan dengan kepadatan tinggi hingga 2000 ekor/m3 sampai panen dengan pergantian air 4-5 kali sebanyak 30% dari total.
Faktor Penentu
Benih berkualitas, mutu pakan baik, program pakan pas, pakan bibis/fermentasi, dan kualitas air baik adalah faktor-faktor yang menentukan keberhasilan pembesaran ikan lele.
Benih Berkualitas
Benih berasal dari keturunan induk lele yang jelas, jangan terlalu percaya kata orang yang bilang strain ini dan ini strain itu kalau belum mengetahui kejujuran si penjual. Belilah bibit lele/induk lele di tempat yang terpercaya.
Mutu Pakan Baik
Pakan dengan kandungan protein 30%-33% sangat dibutuhkan lele. Gunakan merek premium seperti produk Matahari Sakti, Chaoren Pokphand, Cargill, Sinta.
Program Pakan Pas
Pemberian pakan sesuai dengan jadwal dan daya cerna si ikan lele sangat penting. Berikan pakan 3-4 kali sehari pada benih menjelang remaja.
Pakan Bibis/Fermentasi
Pakan di fermentasi menggunakan Probiotik dapat meningkatkan penyerapan nutrisi dari pelet ke usus lele.
Kualitas Air Baik
Laju pertumbuhan sangat dipengaruhi oleh media, maka dari itu penggunaan probiotik untuk perawatan dan pembuangan air sangat penting.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu FCR?
FCR (Feed Conversion Ratio) adalah rasio antara jumlah pakan yang diberikan dengan jumlah daging yang dihasilkan.
Bagaimana cara menekan FCR pada pembesaran ikan lele?
Menekan FCR dapat dilakukan dengan menggunakan benih berkualitas, mutu pakan baik, program pakan pas, pakan bibis/fermentasi, dan kualitas air baik.
Apa manfaat dari pakan di fermentasi menggunakan Probiotik?
Pakan di fermentasi menggunakan Probiotik dapat meningkatkan penyerapan nutrisi dari pelet ke usus lele, sehingga pakan lebih cerna sempurna oleh usus.

