Pengertian Aquaponik
Aquaponik adalah teknologi budidaya ikan yang memanfaatkan air dari pemeliharaan ikan ke tanaman dan sebaliknya, sehingga mengurangi pencemaran air dan pemakaian air.
Keuntungan Aquaponik
Aquaponik memiliki keuntungan lainnya, seperti pemasukan tambahan dari hasil tanaman yang memperbesar keuntungan para peternak ikan.
Sistem Aquaponik
Sistem aquaponik terdiri dari wadah pemeliharaan ikan, filter, dan sistem resirkulasi. Wadah pemeliharaan ikan harus memiliki pembuangan air yang dapat menyedot kotoran ikan atau sisa pakan.
Wadah Pemeliharaan Ikan
Wadah pemeliharaan ikan dapat berupa ember plastik atau papan kayu yang dibentuk menjadi seperti bak saluran air yang dilapisi plastik. Luasan ember sebagai filter yang digunakan adalah 25% dari permukaan wadah pemeliharaan ikan.
Sistem Resirkulasi
Sistem resirkulasi aquaponik dapat digambarkan sebagai berikut:
- Air yang berasal dari wadah pemeliharaan ikan dialirkan ke filter menggunakan pompa air.
- Air yang sudah difilter kemudian dialirkan kembali ke kolam ikan secara terus menerus.
- Amoniak yang berada di kolam akan tersaring sampai 80% oleh tanaman.
Jenis Tanaman yang Cocok
Jenis tanaman yang sudah dicoba dan berhasil cukup baik adalah:
- Kangkung
- Tomat
- Sawi
- Fetchin atau pokchai Jarak tanam yang disarankan adalah:
- Kangkung: 10 cm
- Cabai: 40 cm
- Tomat: 40 cm
- Terong sayur: 40 cm
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu Aquaponik?
Aquaponik adalah sistem budidaya ikan yang memanfaatkan air dari pemeliharaan ikan ke tanaman dan sebaliknya.
Apa keuntungan menggunakan Aquaponik?
Keuntungan menggunakan aquaponik adalah mengurangi pencemaran air, hemat air, dan pemasukan tambahan dari hasil tanaman.
Bagaimana cara membuat sistem Aquaponik?
Cara membuat sistem aquaponik adalah dengan menyediakan wadah pemeliharaan ikan, filter, dan sistem resirkulasi, kemudian mengalirkan air dari wadah pemeliharaan ikan ke filter dan kembali ke kolam ikan secara terus menerus.

